Archive for the ‘....walaupun hanya 1 ayat’ Category
7 Sunnah Harian Rasul (#1)
1. Shalat Tahajud
Kita semua mengetahui, bahwa Shalat Tahajud adalah SHALAT TERAMAT PENTING SETELAH SHALAT FARDHU (wajib) lima waktu. Karena dengan shalat Tahajud Allah SWT akan MENGANGKAT DERAJAT kehidupan manusia.
Shalat Tahajud dilakukan diwaktu malam (setelah tidur) karena disaat malam-sunyi tersebut melakukan shalat akan LEBIH KHUSYUK dan bacaan di waktu tsb LEBIH BERKESAN.
Al-Isra : 79 ”Dan dari sebagian malam hendaklah engkau bangun (tahajud), sebagai AMALAN TAMBAHAN untukmu. Semoga Tuhanmu mengangkat (derajatmu) ke tempat terpuji”.
Abu Huraira R.A meriwayatkan RASULULLAH SAW bersabda :”Tuhan kita turun SETIAP MALAM ke langit dunia pada SEPERTIGA MALAM terakhir, dan berfirman – Siapa yang BERDOA kepada-Ku PASTI AKU KABULKAN, siapa yang MEMOHON kepada-Ku PASTI AKU BERI, dan siapa yang MEMOHON AMPUN kepada-Ku, PASTI AKU AMPUNI !” (HR. Al-Jama’ah).
Amr bin Al-Ash meriwayatkan Rasulullah SAW bersabda :
”Sedekat-dekat hamba kepada Allah SWT adalah PADA TENGAH MALAM TERAKHIR. Apabila engkau bisa termasuk golongan orang BERDZIKIR mengingat Allah SWT pada saat itu, maka lakukanlah ” (HR. Al-Hakim).
Salman Al-Farisi meriwayatkan, Rasulullah SAW bersabda :
”Kerjakanlah shalat malam, sebab itu adalah KEBIASAAN ORANG SHALEH sebelum kamu, JALAN MENDEKATKAN DIRI kepada Tuhan, PENEBUS KEJELEKAN, PENCEGAH DOSA, serta PENGHALAU SAKIT ”.
Subhanallah ! Demikian besarnya keutamaan Shalat Tahajud. Marilah kita mulai rutin lakukan !
6985
Diriwayatkan dari Abu Sa’id r.a. bahwa dia pernah mendengar Nabi Saw. bersabda : “Apabila kamu mengalami mimpi yang kau senangi, sebenarnya itu dari Allah, maka bertasbihlah kpd Allah dan ceritakanlah. Apabila kamu mengalami mimpi buruk yg tdk kamu senangi, sebenarnya itu dari setan, maka mohonlah perlindungan dari Allah dari kejelekan mimpi tsb dan jangan kamu menceritakannya kpd orang lain, karena mimpi tersebut tdk membuat mu celaka.”
Hadist ini diriwayatkan oleh Al-Bukhari, no hadist : 6985.
Kematian terakhir
Diriwayatkan dr Abdullah bin Umar r.a., dia berkata: Rasulullah Saw pernah bersabda :
” Ketika penghuni surga sudah berada didalamnya dan penghuni neraka sudah berada didalamnya, maut didatangkan (dalam wujud seekor hewan) kemudian diletakkan diantara surga dan neraka, lalu disembelih. Setelah itu sang penyeru berkata, ‘Hai penghuni surga! sekarang maut (kematian) sudah tidak ada lagi. Hai penghuni neraka! sekarang maut sudah tidak ada lagi ‘. Maka penghuni surga semakin senang dan penghuni neraka semakin sedih.”
Hadist Al Bukhari. nomor hadist 6548.
(dari Notes mbak AN di Facebook)
Tafsir Ayat Kursi
Keutamaan Ayat Kursi
Semua surat dalam al-Qur’an adalah surat yang agung dan mulia. Demikian juga seluruh ayat yang dikandungnya. Namun, Allah ta’ala dengan kehendak dan kebijaksanaanNya menjadikan sebagian surat dan ayat lebih agung dari sebagian yang lain. Surat yang paling agung adalah surat al-Fatihah, sedangkan ayat yang paling agung adalah ayat kursi, yaitu di surat Al-Baqarah, ayat 255. Yang akan kita pelajari bersama dalam kesempatan ini adalah ayat kursi.
Ubay bin Ka’b radhiallahu ‘anhu berkata: Rasulullah shallallahu ‘alahi wa sallam bersabda:
“Wahai Abul Mundzir (gelar kunyah Ubay), tahukah engkau ayat mana di kitab Allah yang paling agung?”
Aku menjawab, “Allah dan RasulNya lebih tahu.”
Beliau berkata, “Wahai Abul Mundzir, Tahukah engkau ayat mana di kitab Allah yang paling agung?”
Aku pun menjawab,
اللَّهُ لاَ إِلَهَ إِلاَّ هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ
Maka beliau memukul dadaku dan berkata, “Demi Allah, selamat atas ilmu (yang diberikan Allah kepadamu) wahai Abul Mundzir.” (HR. Muslim no. 810) Read the rest of this entry »
Awas…jangan salah kaprah
Kadangkala di negeri kita banyak sesuatu yang menjadi kebiasan karena sudah sejak lama berlaku, padahal belum tentu hal itu benar adanya. Namanya juga Indonesia…tarian aja diembat orang laen, lagu diklaim negara laen. Gimana nih pemerintah…hallooo kemana aja Gan???
Beberapa hal di bulan ramadhan ini yang terjadi kesalahan pemahaman diantaranya :
1. Bulan suci ramadhan
Acara tivi dibulan ini semuanya bertema religi (coba sepanjang taun begini, mungkin moral bangsa kita bakal lebih baik). Seringkali kita menyebut bulan ramadhan sebagai bulan suci.
Rasululah bersabda “Waktu itu telah berputar dalam bentuknya sejak Allah menciptakan langit dan bumi. Satu tahun itu 12 bulan, empat diantaranya adalah bulan haram (suci). Tiga diantaranya berurutan yaitu Dzulqadah, Dzulhijah, dan Muharram. (Dan yang ke-4) adalah Rajab bani Mudhar yang ada diantara Jumuda ats-Tsaniyah dan Syaban.
Jadi bulan ramadhan lebih cocok disebut sebagai bulan ibadah, karena Allah SWT melapangkan jalan bagi hambanya untuk dapat dengan mudah mengerjakan amalan-amalan ibadah dan Allah SWT melipatgandakan pahala serta memberikan ampunan kepada umatnya.
2. Sholat tarawih dimana coy, malam ini?
Dalam doa kita di bulan ini kita berharap agar puasa disiang hari dan ibadah dimalam hari diterima Allah SWT. Ibadah dimalam hari salah satunya shalat tarawih. Tapi mesti diingat bahwa yang terpenting adalah sholat isya berjamaah di masjid.
Abu Hurairah r.a. mengatakan bahwa Rasulullah bersabda, “Tidak ada shalat yang lebih berat atas orang munafik daripada shalat subuh dan isya. Seandainya mereka mengetahui pahala nya, niscaya mereka mendatanginya meskipun dengan merangkak. Sesungguhnya saya ingin menyuruh seseorang azan dan iqamah, kemudian menyuruh yang lain menjadi imam shalat berjamaah. Sementara saya sendiri pergi mengambil obor. Lalu, kubakar orang-orang yang tidak datang shalat (berjamaah)”
3. Berpuasa tanpa menutup aurat
Artinya beribadah tetapi sekaligus melanggar syariat. Membuka aurat adalah pelanggaran aurat secara serius baik untuk laki-laki maupun perempuan. Keutamaan menutup aurat diantaranya difirmankan Allah SWT dalam QS. Al Ahzab: 59
“Hai Nabi, Katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mukmin: “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka.” Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”
Khutbah Rasulullah Menyambut Ramadhan
“Wahai manusia, sungguh telah datang pada kalian bulan Allah dengan membawa berkah rahmat dan maghfirah. Bulan yang paling mulia di sisi Allah. Hari-harinya adalah hari-hari yang paling utama. Malam-malamnya adalah malam-malam yang paling utama. Jam demi jamnya adalah jam-jam yg paling utama.
Inilah bulan ketika kamu diundang menjadi tetamu Allah dan dimuliakan oleh-Nya. Di bulan ini nafas-nafasmu menjadi tasbih, tidurmu ibadah, amal-amalmu diterima dan doa-doamu diijabah. Bermohonlah kepada Allah Rabbmu dengan niat yang tulus dan hati yang suci agar Allah membimbingmu untuk melakukan shiyam dan membaca Kitab-Nya.
Celakalah orang yang tidak mendapat ampunan Allah di bulan yang agung ini. Kenanglah dengan rasa lapar dan hausmu, kelaparan dan kehausan di hari kiamat. Bersedekahlah kepada kaum fuqara dan masakin. Muliakanlah orang tuamu, sayangilah yang muda, sambungkanlah tali persaudaraanmu, jaga lidahmu, tahan pandanganmu dari apa yang tidak halal kamu memandangnya dan pendengaranmu dari apa yang tidak halal kamu mendengarnya. Kasihilah anak-anak yatim, niscaya dikasihi manusia anak-anak yatimmu.
Bertaubatlah kepada Allah dari dosa-dosamu. Angkatlah tangan-tanganmu untuk berdoa pada waktu shalatmu karena itulah saat-saat yang paling utama ketika Allah Azza wa Jalla memandang hamba-hamba-Nya dengan penuh kasih; Dia menjawab mereka ketika mereka menyeru-Nya, menyambut mereka ketika mereka memanggil-Nya dan mengabulkan doa mereka ketika mereka berdoa kepada-Nya.
Wahai manusia! Sesungguhnya diri-dirimu tergadai karena amal-amalmu, maka bebaskanlah dengan istighfar. Punggung-punggungmu berat karena beban (dosa)-mu, maka ringankanlah dengan memperpanjang sujudmu.
Ketahuilah, Allah Ta’ala bersumpah dengan segala kebesaran-Nya bahwa Dia tidak akan mengadzab orang-orang yang shalat dan sujud, dan tidak akan mengancam mereka dengan neraka pada hari manusia berdiri di hadapan Rabbal-alamin.
Wahai manusia, barangsiapa di antaramu memberi buka kepada orang-orang mukmin yang berpuasa di bulan ini, maka di sisi Allah nilainya sama dengan membebaskan seorang budak dan dia diberi ampunan atas dosa-dosa yang lalu.
(Seorang sahabat bertanya, “Ya Rasulullah, tidaklah kami semua mampu berbuat demikian.” Rasulullah meneruskan khotbahnya, “Jagalah dirimu dari api neraka walau pun hanya dengan sebiji kurma. Jagalah dirimu dari api neraka walau pun hanya dengan seteguk air.”)
Wahai manusia, siapa yang membaguskan akhlaknya di bulan ini, ia akan berhasil melewati Sirathal Mustaqim pada hari ketika kaki-kaki tergelincir. Siapa yang meringankan pekerjaan orang-orang yang dimiliki tangan kanannya (pegawai atau pembantu) di bulan ini, Allah akan meringankan pemeriksaan-Nya di hari kiamat. Barangsiapa menahan kejelekannya di bulan ini, Allah akan menahan murka-Nya pada hari ia berjumpa dengan-Nya.
Barangsiapa memuliakan anak yatim di bulan ini, Allah akan memuliakanya pada hari ia berjumpa dengan-Nya. Barangsiapa menyambungkan tali persaudaraan (silaturahmi) di bulan ini, Allah akan menghubungkan dia dengan rahmat-Nya pada hari ia berjumpa dengan-Nya. Barangsiapa memutuskan kekeluargaan di bulan ini, Allah akan memutuskan rahmat-Nya pada hari ia berjumpa dengan-Nya.
Barangsiapa melakukan shalat sunat di bulan ini, Allah akan menuliskan baginya kebebasan dari api neraka. Barangsiapa melakukan shalat fardu baginya ganjaran seperti melakukan 70 shalat fardu di bulan lain.
Barangsiapa memperbanyak shalawat kepadaku di bulan ini, Allah akan memberatkan timbangannya pada hari ketika timbangan meringan. Barangsiapa di bulan ini membaca satu ayat Al-Quran, ganjarannya sama seperti mengkhatam Al-Quran pada bulan-bulan yang lain.
Wahai manusia! Sesungguhnya pintu-pintu surga dibukakan bagimu, maka mintalah kepada Tuhanmu agar tidak pernah menutupkannya bagimu. Pintu-pintu neraka tertutup, maka mohonlah kepada Rabbmu untuk tidak akan pernah dibukakan bagimu. Setan-setan terbelenggu, maka mintalah agar ia tak lagi pernah menguasaimu.”
(Aku –Ali bin Abi Thalib yang meriwayatkan hadits ini– berdiri dan berkata, “Ya Rasulullah, apa amal yang paling utama di bulan ini?” Jawab Nabi, “Ya Abal Hasan, amal yang paling utama di bulan ini adalah menjaga diri dari apa yang diharamkan Allah”.)
Renungan (1)
Jangan pernah mengeluh dengan segala hal yang belum diperoleh.
Bahagialah dengan segala hal yang telah diperoleh.Sesungguhnya, hidup ini berisikan banyak kebahagiaan.
Bila kita mampu memandang dari sudut yang benar.
(sumber : dari tetangga sebelah)
Last day : this not the ending…this is the beginning
Alhamdulilah … Semua selesai … capek!!! Saatnya pulang. Tapi ujian blm berhenti sampe disini. Di bandara jeddah waktu paspor check, si “ahmed” lama banget kerjanya. Tengak tengok mulu, ngetik angka aja atu-atu, antrian gw paling lelet dah. Pas giliran gw, dia malah pergi…sabar..sabar. Gw ngantri sekitar sejam buat antrian g lebih dari 7 meter. Gw pikir antrian bca ada jg yg ngalahin….
Beres itu naek pesawat, ready to take off. Orang2 dah pada tidur kecapekan. Muter…muter…muter…lo ko muter mulu kpn take offnya. Eh malah diumumin ada krusakan jd harus delay…sabar..sabar… Drpd rusaknya diatas mendingan di bwh deh
Sampe di singapur harus transit. Mayan bisa liat2 Canghi airport sapa tau nemu yg aneh2. Tau2 bini meriang abis malah ngeletak di kursi bandara. Sbg suami yg baik gw urusin dulu deh. Beli air minum aja mesti mampir money changer dulu soale g ada dolar sing. Akhirnya waktu pergi tiba tanpa sempet liat2.
Gw pikir ujian dr Allah SWT ga akan ada abisnya. Keluarga adalah ujian, kerjaan ujian, ujian S2 juga ujian. Lah kita pan dilahirin buat ibadah…so this isnot the ending
PS: apa yg gw tulis berdasarkan penglihatan dan pendengaran gw. Kl bener dtgnya dr Allah swt, kl salah itu salahnya gw yg cuma sbg hambanya yg bergelimang dgn bnyk keslahan dan kekhilafan.
Day 21 : under the mosque
Di halaman masjidil haram ada beberapa eskalator ke arah bawah masjid. Yang mau wudhu lagi bisa turun ke bawah. Ada juga ke arah bus station yang ada di bawah mesjid. Di bawah mesjid ternyata ada terowongan yg biasa dipake buat nurunin jemaah yg mau ibadah di masjidil haram atau juga dilewatin ama mobil2, jd ga perlu mgelilingi masjid yg luas bgt.



